Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

☏ Office (022) 6078505 / (021) 5307273 ✆ Mobile 08121001419 Chat Via WA Klik disini

Kekurangan dan Kelebihan Lantai Kayu

Kayu merupakan bagian dari tumbuhan yang memiliki batang ranting yang telah mengeras, karena telah melalui proses pengayuan.kayu dapat digunakan untuk membuat perabotan rumah, hiasan-hiasan rumah tangga, bisa juga untuk bahan konstruksi. 

Kayu yang keras dan kokoh seperti kayu dari pohon kelapa dapat dimanfaatkan sebagai pondasi rumah. Jenis kayu seperti jati dimanfaatkan untuk pembuatan perabotan rumah tangga seperti lantai, lemari, kursi, meja dan banyak lagi bahkan alat masak dapur seperti talenan, mangkok, piring, sendok, sendok sayur dan lain-lain.

Kayu memiliki dua tipe yang berbeda, yaitu kayu keras dan kayu lunak. Kayu keras atau yang disebut hardwood digunakan sebagai tiang bangunan seperti untuk membuat pondasi rumah, atau sebagai lantai pijakan.

Kelemahan dari kayu keras dan memiliki kerapatan yang rendah dibandingkan kayu lunak, kayu lunak atau yang disebut softwood merupakan kayu yang dihasilkan oleh tumbuhan yang berbiji terbuka memiliki daun yang kecil-kecil seperti jarum atau bisa juga bersisik.

Kayu jenis hardwood merupakan kayu yang digunakan untuk membuat funitur rumah seperti unfinished hardwood floor, finished hardwood floor, solid hardwood floor dan engineered hardwood flooring. Secara kebetulan, pada kesempatan kali ini juga akan membahas seputar jenis serta

kekurangan dan kelebihan lantai kayu.

1. Unfinished Hardwood floor

Jenis kayu yang belum sempurna dan masih berupa potongan-potongan kasar yang tidak beraturan. Potongan yang masih belum dipatenkan, dan dihaluskan. 


Kayu ini masih harus dipatenkan ketika proses installasi dan perlu di lakukannya pemolesan lapisan pelindung kayu serta tahap terakhir perlu di lakukannya penyemprotan warna agar kayu tidak terlihat usang. Kayu unifinished hardwood floor biasanya digunakan di area dapur atau teras rumah.

2. Finised Hardwood floor

Jenis kayu finished floor merupakan kayu yang sudah melalui proses amplas, dan proses penghalusan lainnya. Kayu jenis ini merupakan kayu yang dapat langsung di gunakan karena kayu jenis ini telah melalui proses finishing sampai tahap siap pakai.

3. Solid Hardwood Floor

Kayu solid yang berbentuk plank, terdapat alur dan lidah pada bagian samping, memiliki ketebalan beragam 10-18mm, kayu solid yang telah di pakai dapat di hamplas ulang jenis lantai kayu solid biasanya hanya dilakukan finishing dasar saja dan finishing akhir dilakukan pada saat lantai telah terpasang.



Kelemahan dari kayu jenis solid memungkinkan menyusutnya kayu karena terbuat murni dari kayu solid, pada saat pemasangan awal selalu sisakan beberapa mm jarak pertemuan lantai kayu dengan dinding teknik ini berguna untuk mengatur suhu dan kehangatan.

Pemasangan kayu solid di anjurkan menggunakan staple atau lem, pada lantai dengan ketebalan 18mm lebih dapat menggunaan paku. 

Bila anda memilih kayu jenis ini untuk menjadi bagian dari material desain rumah anda rutinlah melakukan pembersihan dan perawatan khusus seperti penyemprotan ulang kayu memoles ulang lapisan pelindung.

4. Engineered Hardwood Flooring

Berbentuk seperti kayu papan buatan, pada bagian atas kayu dengan kualitas baik sedangkan bagian bawahnya diberi lapisan kayu yang kualitasnya lebih rendah dari lapisan atas. Lapisan tersebut didesain secara melintang di setiap lapisan. 

Lantai kayu ini bisa langsung di pasang diatas lantai maupun lantai yang masih dalam tahap selesai pengacian, pastikan lantai tidak bergelombang pada saat pemasangan.


Memiliki tebal sekitar 10-15mm sudah di finishing dan siap pakai, keunggulan Engineered hardwood floor harganya yang lebih rendah di bandingkan kayu solid.

Proses pemasangannya yang mudah dan dapat digunakan di ruangan apa saja tetapi tidak dianjurkan untuk kamar mandi, finishing biasanya dilakukan menggunakan finishing jenis UV yg dapat dikeringkan dengan cahaya yang akan membuat teksture kayu lebih keras.

Pemeliharaan lantai jenis ini diperlukan karena kayu engineered lebih rentan dan mudah lapuk.

Penjelasan sebelumnya telah memaparkan pengertian, ciri-ciri , kelebihan dan kekurangan dari jenis-jenis kayu, berikut pada ulasan dibawah kali ini akan merangkum plus dan minus dari lantai berbahan kayu berikut penjelasannya

kelebihan Dan Kekurangan Lantai Kayu

Kelebihan Lantai Kayu :

- Memiliki banyak varian corak.

- Memberikan kesan Natural dan hangat.

- Pada saat musim dingin atau musim penghujan rumah hunian tidak akan terlalu dingin.

- Mudah dalam pembersihan.

- Kokoh dan Tahan Lama.

- Harga yang Cukup terjangkau karena memiliki banyak jenis bahan kayu.

- Ramah terhadap kesehatan dan berbahan Non Alergen.

Kekurangan Lantai Kayu :

- Lama kelamaan menimbulkan bunyi.

- Lantai bisa saja menjadi licin bila perawatan jarang sekali dilakukan.

- Sensitif terhadap air, karena daya serap yang tinggi.

- Lantai bila tidak di rawat dapat berubah bentuk atau menyusut.

- Berpotensi cepat rusak bila anda kurang memahami cara perwatannya, jadi sebelum anda mengganti lantai menjadi lantai kayu pelajari dulu cara perawatannya.

Setiap produk memiliki kelebihan dan kekurang, tergantung pemeliharaannya jenis lantai apapun akan tetap awet bila di rawat sebaik mungkin, namun pada lantai berbahan kayu anda harus merawatnya secara rutin karena kayu tetaplah kayu bisa membusuk maupun lapuk.

OUR PRODUCK

Untuk Informasi atau Pemesanan Produk, bisa langsung menghubungi team marketing di Tisna Nugraha ✆ 0812-1001-419 Chat Via WA ☎ (021) 5397273

Lantai kayu jati

Lantai Kayu Jati

salah satu produk Lantai Kayu yang terpopuler karena tingkat keawetan serta keindahan serat yang dimiliki, Harga Lantai Kayu jati mulai Rp 220.000,- per meter persegi Selengkapnya

Lantai kayu Merbau

Lantai kayu Merbau

Memiliki serat kayu minimalis dan tegas, memiliki tingkat keawetan yang sangat baik, cocok untuk gunakan untuk rumah rumah modern. Harga Lantai Kayu merbau mulai Rp 180.000,-/ meter persegi. Selengkapnya

Lantai Vinyl

Lantai kayu Vinyl

Kelebihan Lantai Kayu Vinyl adalah sisitem pemasangan yang simple, serta biaya pasang yang murah, salah satu alternatif lantai kayu murah, Harga Rp 180.000,-/ meter persegi. Selengkapnya

Lantai Kayu Laminated

Lantai kayu Laminated

Ragam corak Lantai Kayu Laminated banyak pilihan, bisa di bongkar pasang, cocok untuk penggunaan untuk apartement, pemasangannya mudah dan cepat. Harga Rp 210.000,-/ per meter persegi. Selengkapnya

Decking bengkirai

Decking kayu Bengkirai

Di luar negri di kenal dengan yellow ballau, penggunaan untuk area outdoor, memiliki sifat tahan terhadap kebusukan serta terpaan air hujan langsung. Harga Mulai Rp 380.000,- /meter persegi. Selengkapnya

Decking Ulin

Decking kayu Ulin

Termasuk 10 jenis Kayu terkuat di dunia, tingkat keawetan bisa seumur hidup.Apabila terkena air dalam jangka waktu lama, struktur kayu makin padat, tidak akan terjadi pembusukan. Harga Mulai Rp 730.000,-/meter persegi. Selengkapnya

Decking Merbau

Decking kayu merbau

Kayu merbau memiliki karakteristik yang tahan untuk penempatan area outdoor, tidak perlu khawatir, meskipun terkena panas dan hujan langsung kayu akan rusak. Harga Decking kayu Merbau Mulai Rp 430.000,-/meter persegi. Selengkapnya

Plafon kayu

Plafon kayu Lumberceiling

Selain untuk Plafon kayu, bisa juga digunakan untuk bahan dinding kayu, tersedia dari bahan kayu Bengirai dan bahan kayu Ulin. Harga mulai Rp 280.000,-/meter persegi. Selengkapnya

Papan tangga Merbau

Papan tangga kayu Merbau

Ukuran telah di sesuaikan dengan tandar ukuran tangga, bisa custom ukuran.Tersedia papan tangga tanpa sambung dan sambung 2 layer, serta pilihan papan tangga polos atau dengan antislip. Harga mulai Rp 200.000,-/Pcs. Selengkapnya

London

Papan tangga kayu Jati

Papan tangga kayu jati salah satu produk yang cukup sulit, Karena ketersediaan bahan baku yang semakin susah. untuk pemesanan papan tangga jati tanpa sambung indent 1 bulan. Harga mulai Rp 400.000,-/Pcs. Selengkapnya

Produk Berkualitas, dan Bergaransi.Layanan pemesanan untuk seluruh wilayah Indonesia.